#samasamabelajar (part 1) - Retry
~Retry~
Assalamu'alaikum
Pernah ga sih kita berada di suatu kondisi dimana kita itu selalu mengulangi kesalahan yang sama untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi?
Rasanya sulit sekali untuk menjadi apa yang kita harapkan. Rasanya ingin menyerah.
Contoh, ingin tidur lebih awal. Mungkin, 1-2 hari kita bisa melakukannya. Tapi, setelah itu kebablasan lagi. Rasanya, ah pengen menyerah aja. Padahal kita tau kalau begadang itu ga sehat buat tubuh. Tapi, karena rasa lelah untuk mencoba lagi, kita jadi demotivasi. Dan pada akhirnya, ga mau melanjutkan untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi.
*****
Aku punya cerita tentang hal ini. Dimulai pada awal pandemi tahun 2020. Aku adalah seorang yang suka membuat "plan" dalam keseharianku (walaupun kadang engga, hehe). Semalam sebelum tidur atau pagi setelah bangun tidur, aku suka menuliskan apa saja hal yang ingin kulakukan dan kucapai di keesokan harinya. Kalau ga salah, bisa sampai lebih dari 10 to do list yang aku tuliskan.
Mungkin pada awal-awal waktu ketika aku melakukan kesalahan yang sama, aku tidak terlalu terpengaruh untuk menyerah begitu saja. Masih ada semangat untuk mencovba lagi, untuk retry. Tapi, pada saat aku mendapatkan omongan yang kurang enak dari orang lain mengenai hal itu, contohnya "Percuma buat plan-plan kayak gitu, ujung-ujungnya ga ada yang dikerjakan." Aku mulai merasakan demotivasi untuk mencoba lagi. Mungkin hal itu cuman bercandaan, tapi sedikit menusuk di dada, hehe.
*****
Cukup lama aku berhenti membuat plan seperti itu, jadi hidup yang kujalani ya berjalan begitu saja tanpa suatu perencanaan.
Karena tidak mau hal itu terus-menerus terjadi (karena aku tau itu emang ga baik). Kembalilah aku dengan sebuah "plan". Aku berusaha mencoba lagi agar bisa menjadi seorang yang lebih baik lagi. Aku mengevaluasi kesalahanku sebelumnya, dan mencari cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menjadi lebih produktif. Akhirnya, aku jadi belajar tentang manajemen waktu, manajemen diri, skala prioritas, dsb. Baik itu lewat youtube, tik tok, dan artikel-artikel di internet. Dan ya, aku menemukan kesalahan dalam "plan" yang aku buat sebelumnya bahwa aku terlalu menargetkan besar di awal, planku tidak sesuai skala prioritas dan tidak spesifik. Jadi, semakin spesifik suatu plan, semakin mudah untuk kita mengerjakannya, karena lebih terstruktur.
*****
Dengan mencoba lagi, aku bisa belajar hal baru dari pengalaman atau kesalahan sebelumnya dan tentunya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Walau memang, sampai sekarang pun aku masih berjuang untuk melawan kemalasanku itu, ketidakteraturanku itu.
Jadi, aku berusaha yakin bahwa selama hal yang ingin aku tuju itu baik, sehebat apapun rintangannya, keep on going aja dan memang tidak apa-apa kok untuk "mencoba lagi".
*****
Semangat amazing people!
Semoga dari apa yang aku tuliskan bisa bermanfaat untuk kita semua....
(Mencoba Lagi)
Assalamu'alaikum
Hallo Amazing people! ✨
Pernah ga sih kita berada di suatu kondisi dimana kita itu selalu mengulangi kesalahan yang sama untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi?
Rasanya sulit sekali untuk menjadi apa yang kita harapkan. Rasanya ingin menyerah.
Contoh, ingin tidur lebih awal. Mungkin, 1-2 hari kita bisa melakukannya. Tapi, setelah itu kebablasan lagi. Rasanya, ah pengen menyerah aja. Padahal kita tau kalau begadang itu ga sehat buat tubuh. Tapi, karena rasa lelah untuk mencoba lagi, kita jadi demotivasi. Dan pada akhirnya, ga mau melanjutkan untuk melakukan perubahan yang lebih baik lagi.
*****
Aku punya cerita tentang hal ini. Dimulai pada awal pandemi tahun 2020. Aku adalah seorang yang suka membuat "plan" dalam keseharianku (walaupun kadang engga, hehe). Semalam sebelum tidur atau pagi setelah bangun tidur, aku suka menuliskan apa saja hal yang ingin kulakukan dan kucapai di keesokan harinya. Kalau ga salah, bisa sampai lebih dari 10 to do list yang aku tuliskan.
Terkadang plan itu "works", tapi terkadang (lebih seringnya) ga "works", hehe. Tau ga temen-temen? Tanpa disadari, ketika aku melihat bahwa ada beberapa to do list yang engga terlaksana, atau bahkan tidak terlaksana sama sekali, aku jadi menyalahkan diriku sendiri, merasa bahwa aku kurang produktif, tidak cukup baik dan selalu mengulangi kesalahan yang sama.
Mungkin pada awal-awal waktu ketika aku melakukan kesalahan yang sama, aku tidak terlalu terpengaruh untuk menyerah begitu saja. Masih ada semangat untuk mencovba lagi, untuk retry. Tapi, pada saat aku mendapatkan omongan yang kurang enak dari orang lain mengenai hal itu, contohnya "Percuma buat plan-plan kayak gitu, ujung-ujungnya ga ada yang dikerjakan." Aku mulai merasakan demotivasi untuk mencoba lagi. Mungkin hal itu cuman bercandaan, tapi sedikit menusuk di dada, hehe.
*****
Cukup lama aku berhenti membuat plan seperti itu, jadi hidup yang kujalani ya berjalan begitu saja tanpa suatu perencanaan.
Memasuki awal tahun perkuliahan (2021), aku merasa bahwa kegiatan-kegiatan yang kujalani dalam keseharianku sangat random. Dan aku tidak nyaman dengan hal itu. Rasanya, banyak sekali hal yang ingin dikerjakan, tapi bingung mau mulai dari mana.
Karena tidak mau hal itu terus-menerus terjadi (karena aku tau itu emang ga baik). Kembalilah aku dengan sebuah "plan". Aku berusaha mencoba lagi agar bisa menjadi seorang yang lebih baik lagi. Aku mengevaluasi kesalahanku sebelumnya, dan mencari cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menjadi lebih produktif. Akhirnya, aku jadi belajar tentang manajemen waktu, manajemen diri, skala prioritas, dsb. Baik itu lewat youtube, tik tok, dan artikel-artikel di internet. Dan ya, aku menemukan kesalahan dalam "plan" yang aku buat sebelumnya bahwa aku terlalu menargetkan besar di awal, planku tidak sesuai skala prioritas dan tidak spesifik. Jadi, semakin spesifik suatu plan, semakin mudah untuk kita mengerjakannya, karena lebih terstruktur.
*****
Dengan mencoba lagi, aku bisa belajar hal baru dari pengalaman atau kesalahan sebelumnya dan tentunya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Walau memang, sampai sekarang pun aku masih berjuang untuk melawan kemalasanku itu, ketidakteraturanku itu.
Tidak ada yang sia-sia dari upaya kebaikan yang kita lakukan. Mungkin progresnya masih lambat, bahkan belum terlihat hasilnya di awal. Tapi, kita ga tau kedepannya bakal gimana, kann? Hehe.
Jadi, aku berusaha yakin bahwa selama hal yang ingin aku tuju itu baik, sehebat apapun rintangannya, keep on going aja dan memang tidak apa-apa kok untuk "mencoba lagi".
It's okay to RETRY!!!
*****
Semangat amazing people!
Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya ya, walau itu cuman 1% perubahan.
Semoga dari apa yang aku tuliskan bisa bermanfaat untuk kita semua....
Disini, kita sama-sama belajar kok, untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pokoknya, keep on going, k?
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca🤍
Wasalamualaikum✨
Written by:
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca🤍
Bye.
Wasalamualaikum✨
QUOTES OF THE DAY:
"Slow Progress is Still Progress." - Unknown
Written by:
Komentar
Posting Komentar