Lihatlah dirimu....
Kenapa selalu merasa kurang?
Sebenarnya, apa yang kamu cari dalam hidup ini?
Kenapa dalam segala hal yang kamu dapatkan, kenapa masih merasa tidak puas?
Kenapa? Apa yang terjadi dalam dirimu? Apa yang terjadi?
Setelah sekian banyak yang Allah telah beri, kenapa masih merasa belum cukup?
Mengapa makin jauh dari Allah? Mengapa makin kendor ibadahnya?
Tanyakan pada dirimu, kenapa?
Lihatlah ke dalam dirimu!
Apa yang kamu minta, Allah sudah berikan lebih dahulu.
Otak, akal, nafas, detak jantung, organ tubuh yang berfungsi dengan baik, raga yang lengkap, keluarga yang harmonis, kemampuan yang tidak semua orang punya, kesempatan yang tidak bisa didapatkan semua orang. Pengalaman yang tidak akan tertukar.
Apa kamu mengharapkan kesempurnaan?
Apa kamu haus dengan segala hal yang ada di dunia ini? Sampai kamu tidak sadar kalau kamu secara tidak langsung "hanya" mengharapkan pengakuan dari manusia.
Apa kamu tidak ingat, apa kamu itu lupa, kalau dunia itu kecil? Tak lebih besar dari setengah sayap nyamuk.
Apa ini yang membuatmu merasa kurang, belum cukup, hingga bisa-bisanya kamu makin jauh dari Allah?
Apa kamu lupa kalau kamu itu ciptaan-Nya? Apa kamu lupa kalau kamu itu adalah hamba-Nya?
Bukankah seharusnya kamu yang mengikuti apa mau-Nya? Bukan malah kamu yang menuntut untuk diberi segala yang kamu mau. Bukankah seperti itu?
Sudah berapa kali kamu lalai dari-Nya, tapi Dia masih memberimu nikmat-Nya? Sudah berapa kali kamu lalai dari-Nya, tapi Dia masih membangunkanmu hari ini? Masih memberimu nafas, mata terbuka, tangan yang bisa menggenggam, kaki yang bisa menapak. Sudah keberapa kalinya? Apa kamu lupa? Atau sebenarnya pura-pura lupa?
Apa kamu merasa hebat dengan dirimu sekarang? Dengan segala kemampuan dan pengakuan yang kamu dapatkan dari orang-orang? Apakah kamu lupa, bahwa itu semua adalah pemberian Allah, itu semua adalah titipan Allah, yang haqiqinya adalah milik Allah. Hatimu sekalipun adalah milik-Nya...
Apa yang harus dibanggakan...?
Masih merasa kurang?
Apa sebenarnya kamu lebih cinta pada ciptaan-Nya jauh daripada yang menciptakan-Nya?
Apa kamu terobsesi dengan dunia? Apakah kamu lupa dengan tujuan-Nya kamu diciptakan? Yaitu, mengharapkan Ridho-Nya baik di dunia maupun di akhirat....
Jangan pernah merasa lebih baik dari orang lain. Jangan merasa bangga. Penilaian Allah lebih utama.
Dengan segala pengakuan dan pujian orang, hanya kamu dan Tuhanmu (Allah) yang tahu....
Maka, intropeksi dirilah....
Ingat, kamu belum tentu menjumpai hari esok, tapi kematian dan akhirat itu sudah pasti akan datang entah cepat ataupun lambat....
Semoga kamu makin sadar....
Semarang,
20 Februari 2022
01.56 p.m.
Sebuah tulisan yang ditulis oleh hamba pendosa di tepi kamarnya, yang ingin menghapus dosa-dosanya dan memperoleh cinta-Nya....
Komentar
Posting Komentar